• strict warning: Non-static method view::load() should not be called statically in /home/earindoc/public_html/new/sites/all/modules/views/views.module on line 906.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_validate() should be compatible with views_handler::options_validate($form, &$form_state) in /home/earindoc/public_html/new/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 0.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_submit() should be compatible with views_handler::options_submit($form, &$form_state) in /home/earindoc/public_html/new/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 0.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_validate() should be compatible with views_plugin::options_validate(&$form, &$form_state) in /home/earindoc/public_html/new/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 0.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_submit() should be compatible with views_plugin::options_submit(&$form, &$form_state) in /home/earindoc/public_html/new/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 0.



Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan memberi keringanan kepada warga yang merasa keberatan terhadap kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kenaikan PBB itu terkait dengan naiknya Nilai Jual Objek Pajak alias NJOP hingga 240%.

"Kalau masih kaget, kita berikan keringanan. Kan wewenang gubernur memberi keringanan," kata pria yang karib disapa Jokowi itu di Balaikota DKI Jakarta, Senin (17/3/2014).

Kenaikan PBB terjadi karena pada tahun...

AKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyarankan kepada warga Jakarta yang merasa keberatan untuk membayar pajak bumi dan bangunan (PBB), karena kenaikan nilai jual obyek pajak (NJOP), untuk segera menjual rumahnya. 

Saran tersebut disampaikan Basuki kepada para pemilik rumah yang PBB-nya telah mencapai satu koma sekian persen. Dengan nilai PBB yang telah mencapai nilai tersebut, kata dia, nilai rumah yang dimiliki...

 
BISNIS.COM, JAKARTA--Kantor Pajak Pratama Jakarta Tebet mencatat penerimaan target pajak di cabangnya selama tahun 2012 melampui 114%, atau sebesar Rp1,62 triliun.Atas hasil capaian itu, KPP Tebet memberikan tax prayer award kepada wajib pajak, yang diserahkan hari ini Kamis (25/04).

Kepala Kantor Pajak Pratama Jakarta Tebet Ana Astuti Nugrahaningsih mengatakan dalam target penerimaan pajak tahun lalu, KPP nya dibebankan target sebesar Rp1,42 triliun.

Namun,...

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) menyatakan, operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap oknum pegawai pajak berinisial PR dan oknum wajib pajak berinisial RT dan AH merupakan hasil koordinasi dan kerja sama antara KPK dan Ditjen Pajak. Hal itu diungkapkan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Kismantoro Petrus dalam pernyataan pers tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (10/4/...

JAKARTA, KOMPAS.com — Pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Pargono Riyadi, yang ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan, tercatat melaporkan harta kekayaannya kepada KPK dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada 2003 dan 2008. Saat itu, Pargono tercatat sebagai pemeriksa pajak muda.
 
Berdasarkan LHKPN Pargono yang diakses dari laman acch.kpk.go.id, terlihat bahwa...

TEMPO.COJakarta -Penyidik pajak Kantor Wilayah Jakarta Pusat Pargono Riyadi disebut telah sering meminta uang ke pengusaha otomotif Asep Hendro. Sumber Tempo di lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuturkan Pargono meneror Asep Hendro berkali-kali.

Urusan antara Pargono dan Asep bermula ketika Asep yang sedang mengurus wajib pajak perorangan ini tiba-tiba ditelepon oleh penyidik pajak tersebut. "Dia ditelepon terus...

JAKARTA, KOMPAS.com — Pebalap era 90-an Asep Hendro yang juga pemilik brand Asep Hendra Racing Sport (AHRS) mengaku beberapa kali dimintai uang oleh pegawai pajak Pargono Riyadi. Asep sempat tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Pargono dan tiga orang lainnya. Namun, Asep dibebaskan karena dianggap tidak terindikasi melakukan tindak pidana korupsi.

“Saya memang beberapa kali dimintakan duit oleh dia (Pargono), padahal saya...

 
JAKARTA, KOMPAS.com — Satu dari tiga orang yang tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (9/4/2013), adalah seorang pebalap nasional era 1990-an, Asep Hendro. Dia adalah pemilik brand AHRS (Asep Hendro Racing Sports) yang mendirikan bengkel di Jalan Tole Iskandar, Nomor 162, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.
Bengkel AHRS merupakan bengkel yang menyediakan sepeda motor balap, suku cadang sepeda motor balap, dan...

Syndicate content